Jumat, 08 Januari 2010

Cowok Nyebelin


Seroang cewek bernama Fanny sedang diapelin oleh seorang pemuda yang paling dia sebelin. Pemuda itu bernama Eko. Fanny sudah beberapa kali berusaha menjauhi dia, dan mempergunakan berbagai macam cara agar Eko tidak mendekati dia lagi. Namun usahanya benar-benar tidak membuahkan hasil, karena Fanny buka tipe orang yang bisa “to the point” alias gak tegaan. Pada saat itu mereka sedang berada di teras rumah Fanny dan mengobrol.

Fanny : Ko... Tau gak, aku punya temen yang cakep lho... .

(Karena merasa tersaingi, Eko mencoba mengomentari pernyataan Fanny dengan ketus.)

Eko : Ah... Jaman sekarang mah... Cakep bisa dibuat-buat. Tinggal pergi ke salon aja.

Fanny : Betul...Tapi... Dia orangnya baik banget... .

Eko : Ah... Paling juga karena ada maunya aja... .

Fanny : Uhmmm... Bener juga kamu... .Dia juga kaya... .

Eko : Kaya monyet?? Hahahaha.... Kalo kaya duit... Paling juga utang di bank... .

Fanny : Dia tidak sombong juga lho... .

Eko : Ahhh.... Kalau emang nggak ada yang mau disombongin, mana mungkin jadi orang sombong?? Hahahahaha...Kok norak banget... . Udah deh jauhin aja orang kaya dia... DI jakarta memang banyak orang kaya dia...!!!

Fanny : Pengennya... . Tapi... Nggak tega sih... .

Eko : Udah deh... Nggak usah berbelit-belit. Jadi Cewek yang tegas donk! Emang siapa sih nama cowok itu?

Fanny : (dengan wajah tanpa dosa) Namanya... Eko.

Eko : (agak heran) Lho... . Kok mirip nama gua??

Fanny : Siapa yang bilang cowok itu bukan kamu?

Sejak saat itu, Eko tidak pernah ngapelin Fanny lagi.


Dongeng&lagu anak dan pendidikan anak:
http://www.lagu2anak.blogspot.com
http://www.funchildsongs.blogspot.com (english version)

Rabu, 06 Januari 2010

Utang Duit Dibawa Mati


Di sebuah desa, hiduplah seorang Ibu yang hidup sendirian. Ibu itu bernama Bu Hartawati. Biasa dipanggil Wati. Dia tidak mau dipanggil Harta, karena takut dikira saudaranya Pak Harto. Dia sangat kaya raya, karena mendapatkan warisan harta yang sangat melimpah dari suaminya. Pada suatu hari, datanglah seorang laki-laki tua yang datang ke rumah Bu Wati.

Laki-laki itu bertanya, ”Maaf, Bapak Tarno ada??”

“Maaf... Ada perlu apa ya? ”Tanya Bu Wati kembali.

Lalu laki-laki itu menjawab, ”Saya ke sini mau menagih hutang Pak Tarno kepada saya sebanyak seratus juta.”

Bu Wati pun terlihat sedih, lalu berkata,“Tapi Pak... Maaf... Pak Tarno sudah meninggal dua tahun yang lalu... Dia bunuh diri karena terus-terusan dikejar orang, gara-gara utang sama seseorang.”

Laki-laki itu menjawab, ”Oh... Tidak apa-apa... . Soalnya saya juga udah meninggal satu tahun yang lalu gara-gara usaha saya bangkrut dan ada yang utang pada saya tidak dibayar-bayar, lalu saya bunuh diri... Keluarga saya benar-benar butuh uang itu untuk biaya pemakaman saya .”

Bu Wati spontan berteriak,”Han...Han... Han... Hansiiip!!! Tolong ada setan.... . Pak Hansip.... Tolong!!!”




Dongeng&lagu anak dan pendidikan anak:
http://www.lagu2anak.blogspot.com
http://www.funchildsongs.blogspot.com (english version)

Selasa, 05 Januari 2010

Semangka Tanpa Biji


Ucrit hendak membeli semangka di sebuah toko buah milik Bu Lastri. Sesampai di depan toko buah, Ucrit berhenti dan melihat-lihat semangka yang kelihatan segar-segar.

Bu Lastri : Mas... Mau beli apa??
Ucrit : Beli semangka tanpa biji, Bu... .
Bu Lastri : Oh... Kalau semangka yang tanpa biji di pojok timur sana.
Ucrit : Oh... Iya, Bu... Trima kasih... .

Bu Lastri : Mas mau beli semangka berapa biji??
Ucrit : Ya ampun Buuu... Saya kan udah bilang...
Saya mau beli semangka tanpa biji. Bukan beli bijinya... .




Dongeng&lagu anak dan pendidikan anak:
http://www.lagu2anak.blogspot.com
http://www.funchildsongs.blogspot.com (english version)

;;

Template by:
Free Blog Templates